Begini Cara Mengenali Kabar Bohong dan Melaporkan Hoaks

- Rabu, 15 September 2021 | 08:02 WIB
Ilustrasi Hoaks (Indianatimes)
Ilustrasi Hoaks (Indianatimes)

BANDUNG -- Berita bohong atau hoaks seringkali menimbulkan kebingungan dan menyesatkan pikiran orang. Maka itu kita harus hati-hati dalam membaca berita yang ada di dunia maya, karena bisa saja berita yang Anda baca adalah hoaks.

Cara Mengenali Hoaks

Jika anda masih bingung tentang bagaimana mengenali berita hoaks, Anda bisa melakukan lima langkah sederhana seperti berikut seperti dilansir dari Kominfo.go.id: 

1. Waspada dengan judul provokatif

Berita hoaks sering memakai judul sensasional yang provokatif. Contohnya, langsung menuding ke pihak tertentu. Beritanya bisa berasal dari berita media resmi. Namun isinya diubah agar menimbulkan persepsi lain sesuai dengan apa yang dikehendaki sang pembuat hoaks.

Maka itu, jika menjumpai berita dengan judul provokatif, sebaiknya Anda mencari referensi berupa berita serupa dari situs online resmi. Lalu bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda. Hal tersebut harus dilakukan agar kita bisa memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.

2. Cek keaslian foto 

Selain konten berupa teks, foto atau video juga bisa dimanipulasi. Terkadang pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca.

Cara untuk mengecek keaslian foto bisa dilakukan dengan memanfaatkan mesin pencari Google, yakni dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian nantinya akan menyajikan gambar-gambar serupa yang ada di internet. Dari situ kita bisa membandingkan apakah foto yang kamu lihat mengandung informasi hoaks atau tidak.

3. Ikut serta grup diskusi anti-hoaks

Saat ini sudah banyak grup diskusi anti hoaks. Di facebook misalnya, ada Grup Sekoci, Forum Anti Fitnah, Fanpage Indonesian Hoaxes Hasut dan Hoax (FAFHH), Fanpage & Group Indonesian Hoax Buster. 

Lewat grup tersebut kita bisa bertanya apakah suatu informasi merupakan hoaks atau bukan. Kita juga bisa melihat klarifikasi yang sudah diberikan oleh orang lain. 

4. Cermati alamat situs

Kalau kamu menemukan informasi yang berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi, misalnya menggunakan domain blog, maka informasinya jangan dulu dipercaya.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bijaklah Saat Bermedia Sosial, Jangan Julid!

Minggu, 12 September 2021 | 09:04 WIB

Begini Cara Mengatasi Phishing dan Scamming

Jumat, 10 September 2021 | 09:11 WIB

Syarat Sah dan Rukun Kurban Idul Adha 2021

Jumat, 16 Juli 2021 | 16:55 WIB

Viral, Sopir Truk di Palembang Dipalak Rp150.000

Senin, 12 Juli 2021 | 09:51 WIB

Terpopuler

X